Tilawati

Manfaat Mengaji Rutin untuk Mengatasi Stres pada Anak dan Orang Dewasa demi Kesehatan Mental


17 jam yang lalu


manfaat-mengaji-rutin-untuk-mengatasi-stres-pada-anak-dan-orang-dewasa-demi-kesehatan-mental

Di era modern yang serba cepat ini, tekanan hidup seakan tidak ada habisnya. Dinamika pekerjaan yang kompetitif, beban akademik, hingga paparan informasi di media sosial yang tiada henti sering kali memicu stres pada anak dan dewasa. Fenomena ini membuat banyak orang mencari berbagai cara untuk menemukan kedamaian, mulai dari liburan hingga konsultasi profesional. Namun, bagi seorang Muslim, ada solusi spiritual yang sangat dekat dan menenangkan, yaitu berinteraksi dengan Al-Qur'an.

Sahabat Qur’ani, Al-Qur'an bukan hanya kumpulan hukum dan sejarah, melainkan "syifa" atau obat bagi penyakit lahir maupun batin. Salah satu cara paling efektif untuk mendapatkan ketenangan ini adalah dengan membiasakan diri berinteraksi dengan wahyu ilahi. Manfaat mengaji rutin untuk mengatasi stres telah terbukti secara spiritual maupun psikologis dalam membawa dampak positif bagi stabilitas emosi manusia.

1. Hubungan Antara Al-Qur’an dan Ketenangan Jiwa

Kunci utama mengapa Al-Qur'an mampu meredakan ketegangan jiwa terletak pada dzikir atau mengingat Allah. Saat seseorang membaca ayat-ayat suci, fokus pikiran yang tadinya terpecah oleh masalah dunia mulai beralih kepada keagungan Sang Pencipta. Allah SWT berfirman dalam Surah Ar-Ra’d ayat 28:

"(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram."

Manfaat membaca Al-Qur’an secara rutin menciptakan resonansi batin yang menenangkan. Getaran suara saat mengaji dengan tartil serta pemaknaan ayat-ayatnya berfungsi sebagai jangkar emosi, sehingga seseorang tidak mudah terombang-ambing oleh rasa cemas. Inilah landasan mengapa manfaat mengaji rutin untuk mengatasi stres begitu nyata dirasakan oleh mereka yang menjaga istiqamah.

2. Mengaji sebagai Sarana Meredakan Stres pada Anak

Mungkin kita sering beranggapan bahwa stres hanya milik orang dewasa. Padahal, anak-anak masa kini juga rentan mengalami tekanan akibat jadwal sekolah yang padat atau lingkungan sosial. Dalam hal ini, mengaji untuk kesehatan mental anak berperan sebagai momen "rehat" dari kebisingan dunia luar.

Saat anak dibiasakan mengaji, mereka belajar untuk duduk tenang, mengatur napas, dan mengeluarkan suara dengan ritme yang teratur. Aktivitas ini secara alami menurunkan kadar hormon kortisol (hormon stres) dalam tubuh mereka. Selain itu, mengaji bersama orang tua juga memperkuat ikatan emosional, memberikan rasa aman yang sangat dibutuhkan untuk meminimalisir stres pada anak dan dewasa.

3. Manfaat Mengaji Rutin bagi Kesehatan Mental Orang Dewasa

Bagi orang dewasa, Al-Qur'an adalah pelarian terbaik dari kepenatan rutinitas. Kesibukan mencari nafkah dan mengurus rumah tangga sering kali menyisakan ruang hampa di dalam hati. Di sinilah manfaat mengaji rutin untuk mengatasi stres hadir sebagai bentuk perawatan diri yang paling mendalam.

Membaca Al-Qur'an setelah hari yang melelahkan membantu menurunkan aktivitas saraf simpatik yang memicu respons "lawan atau lari" (fight or flight). Rasulullah ﷺ bersabda dalam sebuah hadits:

"Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah, mereka membaca Kitabullah dan saling mempelajarinya, kecuali akan turun kepada mereka ketenangan (sakinah), rahmat menyelimuti mereka, dan malaikat menaungi mereka..." (HR. Muslim).

Suasana "Sakinah" inilah yang menjadi terapi Qur’ani alami bagi orang dewasa untuk menjaga kesehatan mental di tengah guncangan ekonomi maupun sosial.

4. Peran Orang Tua dan Lingkungan dalam Membiasakan Mengaji

Agar manfaat mengaji rutin untuk mengatasi stres bisa dirasakan secara optimal, peran lingkungan sekitar, terutama keluarga, sangatlah vital. Keteladanan orang tua menjadi kunci. Jika anak melihat orang tuanya menjadikan Al-Qur'an sebagai tempat bersandar saat lelah, anak akan meniru perilaku tersebut sebagai mekanisme koping yang positif.

Menciptakan suasana rumah yang hangat dengan lantunan ayat suci setiap hari akan membentuk ekosistem yang sehat bagi jiwa. Mengaji untuk kesehatan mental keluarga besar akan lebih terasa dampaknya jika dilakukan bersama-sama, menciptakan atmosfer yang mendukung pertumbuhan iman sekaligus menjaga kesehatan mental kolektif dari paparan stres pada anak dan dewasa.

5. Mengaji sebagai Terapi Spiritual yang Berkelanjutan

Berbeda dengan solusi instan lainnya, Al-Qur'an menawarkan terapi Qur’ani yang berkelanjutan. Semakin sering seseorang berinteraksi dengan ayat-ayat Allah, semakin kuat daya tahan jiwanya terhadap ujian hidup. Mengaji rutin melatih kita untuk selalu berpikir positif (husnudzon) kepada ketetapan Allah, yang merupakan obat paling mujarab untuk kegelisahan batin.

Inilah mengapa manfaat membaca Al-Qur’an tidak hanya bersifat sesaat. Ia membangun karakter yang tangguh dan tenang. Dengan menjadikan Al-Qur'an sebagai teman harian, kita sedang melakukan preventif terhadap berbagai gangguan mental. Manfaat mengaji rutin untuk mengatasi stres adalah investasi jangka panjang untuk kebahagiaan dunia dan ketenangan di akhirat.

Jadikan Al-Qur’an sebagai Kebutuhan Jiwa

Sahabat Qur’ani, stres mungkin tidak bisa kita hindari sepenuhnya dari kehidupan, namun kita memiliki kendali atas cara kita meresponsnya. Menjadikan mengaji sebagai rutinitas adalah langkah nyata untuk menjaga kewarasan dan ketenangan hati. Ingatlah bahwa jiwa kita membutuhkan nutrisi, dan Al-Qur'an adalah nutrisi terbaik bagi batin yang haus akan kedamaian.

Mari kita mulai meluangkan waktu bukan menunggu waktu luang untuk mengaji setiap hari. Semoga Allah senantiasa memberikan kita kekuatan untuk terus istiqamah di jalan-Nya.