4 jam yang lalu
SURABAYA – Tilawati Pusat menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan pemerataan kualitas dan peningkatan kompetensi guru-guru Al-Qur’an di tanah air. Hal itu terlihat dari suksesnya gelaran diklat standardisasi guru Al-Qur'an level 1 metode tilawati online pada Sabtu-Ahad, 25-26 April 2026.
Dalam pelatihan yang diadakan secara daring melalui Zoom meeting ini, total ada 30 peserta. Selain nasional, ada pula yang berasal dari mancanegara. Kegiatan ini dipandu langsung oleh dua pemateri berpengalaman, yaitu Ustaz Muhammad Masrur Huda, M.Pd. dan Ustaz Mohammad Choiri, S.Pd.I.

Dalam sambutannya, Direktur Pesantren Al-Qur'an Nurul Falah Ustaz H. Abdurrohim Hasan, M.Pd. menyampaikan bahwa diklat level 1 ini merupakan langkah strategis dalam mencetak guru yang terstandar dan kompeten. ”Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu memahami metode dengan baik serta mengajarkan Al-Qur’an secara benar, terarah, dan penuh tanggung jawab,” terangnya.
Yang istimewa, ada satu peserta yang berasal dari Mesir. Meskipun waktunya selisih empat jam dengan waktu di Indonesia, hal tersebut tidak memengaruhi semangatnya untuk mengikuti diklat ini. Semua terkesan dengan materi komprehensif yang disampaikan oleh pemateri.
Ustaz Syahid Alviansyah, peserta asal Palembang, memberikan kesan positif. ”Diklat ini sangat mencerahkan. Banyak ilmu yang kami peroleh di sini. Materi disampaikan secara sistematis, mudah dipahami, dan langsung bisa dipraktikkan,” tuturnya.
Para peserta mengakui bahwa metode tilawati membantu peningkatan kualitas bacaan Al-Quran, baik dari segi tajwid maupun kelancarannya. Mereka juga mengapresiasi suasana pelatihan yang interaktif dan memotivasi sehingga menambah semangat untuk terus belajar dan mengajarkan Al-Quran dengan lebih baik lagi. (ron/eko)