15 jam yang lalu
SURABAYA — Tilawati Pusat menggelar Diklat Munaqisy Lembaga secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu–Ahad, 10–11 Oktober 2026. Sebanyak 34 peserta dari lembaga Tilawati di berbagai daerah di Indonesia mengikuti kegiatan ini untuk memperkuat kompetensi dalam melaksanakan munaqosyah.

Diklat menghadirkan Ustadz Imam Safi’i, M.Pd. dan Ustadz Muhammad Choiri, S.Pd.I. sebagai pemateri. Materi pelatihan meliputi review makhraj dan sifat huruf, tajwid, serta kesalahan bacaan pada jilid yang perlu diperhatikan saat munaqosyah. Peserta juga mempelajari teknik munaqosyah kenaikan jilid dan berlatih melakukan penilaian.
Rangkaian kegiatan mencakup ujian praktik menilai dan ditutup dengan rapat tindak lanjut. Pengayaan materi tajwid, makhraj dan sifat, teknik munaqosyah, latihan menilai, serta uji praktik merupakan bagian dari program Diklat Munaqisy Lembaga Tilawati.

Dalam pesannya, Ustadz Muhammad Choiri menyampaikan bahwa diklat ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman para munaqisy. Ia mengingatkan peserta agar tidak takut apabila belum lulus atau belum mendapatkan rekomendasi. Menurutnya, peserta perlu tetap semangat belajar dan terus menjalankan peran sebagai munaqisy di lembaga masing-masing.
Ia juga berharap para peserta dapat menjalankan tugas dengan amanah dan objektif, serta terus meningkatkan kompetensi untuk menjaga kualitas pembelajaran Al-Qur’an.
Antusiasme peserta tampak melalui keaktifan mereka bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman seputar pelaksanaan munaqosyah. Seorang peserta menyebut kegiatan ini bermanfaat untuk menambah pemahaman tentang tugas dan standar munaqosyah. Materi yang jelas dan interaktif membuat peserta merasa lebih siap menerapkannya di lembaga masing-masing.