2 jam yang lalu
NGANJUK – Kualitas pendidikan dan anak didik tidak bisa dilepaskan dari peran guru. Demikian pula pendidikan Al-Qur’an. Komitmen inilah yang mendorong Tilawati untuk terus berupaya meningkatkan kompetensi dan mutu guru Al-Qur’an. Hal ini terlihat dalam kegiatan pembukaan Program Guru Pengajar Qur’an (PGPQ) Diklat Tilawati Level 1.
Acara ini digelar di Pondok Pesantren Arridlo, Krempyang, Tanjunganom, pada Jumat, 24 April 2026. Antusiasme peserta sangat tinggi yang terbukti dengan membeludaknya keikutsertaan. Total ada sekitar 125 peserta yang terdiri atas guru-guru Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Ustaz Yasin menjelaskan Program Guru Pengajar Qur'an ini telah berjalan hampir sepuluh tahun. ”Kegiatan ini memang tutin diselenggarakan setiap tahun di Pondok Pesantren Arridlo dengan memakai metode tilawati,” jelasnya.
Para peserta dipandu oleh pemateri berpengalaman, yaitu Ustaz Arrofiq. Metode tilawati dipilih karena sudah terbukti memudahkan para peserta dalam pola pembelajaran baca Al-Qur’an yang efektif. Hal ini telah dirasakan oleh para santri yang sangat terbantu dengan metode tilawati. Setelah Program Guru Pengajar Qur’an metode tilawati level ini, kegiatan berikutnya dilanjutkan dengan program tahsin. (ron/eko)