19 jam yang lalu
CILEGON — Penguatan kualitas bacaan Al-Qur’an menjadi fokus Pertemuan Ke-5 Diklat Standarisasi Guru Al-Qur’an Reguler Level 1 Metode Tilawati yang diikuti para guru TPQ Al-Hikmah IV, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap Kamis sore oleh Tilawati Al-Bantany Cabang Kota Cilegon tersebut menjadi bagian dari upaya membekali guru dengan kemampuan membaca dan mengajarkan Al-Qur’an secara terarah, berstandar, mudah, dan menyenangkan.

Pada pertemuan kali ini, peserta mendalami materi Tilawati Jilid 4 di bawah bimbingan Kepala Cabang Tilawati Al-Bantany Kota Cilegon, Ustadz Muhammad Rohman. Pembelajaran diarahkan pada pemahaman kaidah bacaan sekaligus ketepatan penerapannya saat mengajar santri.
Materi yang dikaji mencakup huruf bertasydid, ghunnah nun dan mim tasydid, Mad Wajib Muttashil dan Mad Jaiz Munfashil, serta cara mewaqofkan bacaan. Peserta juga mempelajari Lafdhul Jalalah, Alif Lam Syamsiyah, Idgham Bighunnah, dan Ikhfa’ Hakiki.
Selain itu, pembahasan mencakup Huruf Muqaththa’ah atau Fawatihus Suwar beserta ketentuan panjang bacaannya, serta huruf wawu tanpa sukun yang memiliki ketentuan khusus dalam pembacaan.
Melalui materi tersebut, para peserta memperkuat pemahaman tajwid, ketepatan pelafalan, dan kemampuan mengenali berbagai karakter bacaan Al-Qur’an. Pembelajaran juga diarahkan agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam proses pembelajaran bersama para santri.

Diklat Reguler Level 1 ini tidak hanya menekankan penguasaan teori, tetapi juga membangun kesiapan guru dalam menyampaikan bacaan Al-Qur’an dengan metode yang tepat. Kompetensi tersebut diharapkan mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih berkualitas di TPQ Al-Hikmah IV.
Tilawati Al-Bantany Kota Cilegon juga mendorong TPQ Al-Hikmah IV berkembang sebagai trend center guru Al-Qur’an Metode Tilawati. Dengan demikian, lembaga tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam membangun budaya belajar Al-Qur’an yang berkualitas dan berkelanjutan.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara rutin, peningkatan kualitas guru terus diupayakan sebagai bagian dari ikhtiar membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.