6 jam yang lalu
JAKARTA BARAT — SDIT Kaffah Islamic School sukses menyelenggarakan Diklat Guru Al Qur'an Model Tilawati Level 1 pada 12–13 September 2026. Kegiatan ini bertempat di SDIT Kaffah Islamic School, Jakarta Barat.
Acara ini diikuti oleh 50 peserta tenaga pendidik dari SDIT Kaffah Islamic School. Penyelenggaraan kegiatan ini mengusung tema "Menguatkan Peran Guru Al Qur'an dalam Menyongsong Peradaban Islam Yang Mulia" dan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengajarkan Al-Qur'an secara terstruktur.
Rangkaian Kegiatan dan Materi Utama
Selama dua hari, para peserta mendapatkan pembekalan materi serta praktik langsung. Melalui pendekatan ini, materi disampaikan secara praktis dan langsung disinkronkan dengan agenda kegiatan pembelajaran di sekolah, sehingga peserta mudah memahami implementasinya.
Komitmen Peningkatan Kualitas Pendidikan
Dalam sambutannya, pemateri diklat, Ust. Syarif, S.Pd.I., menyampaikan bahwa guru Al-Qur'an memiliki peranan krusial sebagai pengantar anak didik dalam mengenal, membaca, hingga mentadaburi Al-Qur'an demi mewujudkan pribadi yang membawa kejayaan Islam.
"Guru Al-Qur'an menjadi wasilah utama anak-anak didik tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga mentadaburinya hingga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari," ujar Ust. Syarif.
Kesan Peserta dan Harapan Kedepan
Kegiatan berlangsung secara aktif dan interaktif. Kesan positif turut dirasakan oleh para peserta yang mengikuti seluruh alur pelatihan dari awal hingga akhir.
"Model pembelajarannya mudah dan menyenangkan, serta mampu merangkul semua kalangan," tutur salah satu peserta.
Melalui agenda Diklat Guru Al Qur'an Model Tilawati Level 1 ini, SDIT Kaffah Islamic School berharap seluruh ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan secara konsisten untuk melahirkan generasi pengamal Al-Qur'an.