16 jam yang lalu
PASURUAN — Santri kelas VII Angkatan 2026 Pesantren Al-Qur’an Nurul Falah 2 Pandaan mengikuti tashih bacaan Al-Qur’an sebagai bagian dari persiapan memasuki program tahfidz Al-Qur’an. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediaman KH. M. Fathoni Dimyati, Lc, pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Rombongan santri berangkat dari Pandaan sekitar pukul 08.00 WIB dan tiba di kediaman KH. Fathoni sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui sekaligus memastikan kelayakan bacaan Al-Qur’an para santri setelah mengikuti program tahsin selama setengah semester.
Setibanya di lokasi, KH. M. Fathoni Dimyati, Lc yang merupakan salah satu Dewan Pengasuh Pesantren Al-Qur’an Nurul Falah 2 Pandaan sekaligus Pengasuh Asrama Darul Qur’an dan Baitul Qur’an PPBH Mojogeneng, memberikan wejangan dan nasihat kepada para santri.
Selanjutnya, para santri dipanggil satu per satu untuk menjalani tashih bacaan Al-Qur’an. Proses tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan bacaan mereka sebelum melangkah ke tahap menghafal Al-Qur’an.
Setelah seluruh santri menyelesaikan tashih, KH. Fathoni memberikan motivasi tentang pentingnya menjaga semangat dalam menghafal Al-Qur’an. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa para santri dinilai telah layak untuk memulai program tahfidz Al-Qur’an.
Selain memberikan penilaian terhadap bacaan, KH. Fathoni juga memberikan restu kepada para santri untuk melanjutkan perjalanan mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Restu tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan spiritual sebelum para santri memasuki tahap tahfidz.
Kegiatan tashih dan pemberian restu ini merupakan agenda tahunan yang diberikan kepada setiap angkatan santri baru setelah menjalani program tahsin selama setengah semester. Melalui kegiatan tersebut, santri tidak hanya dipastikan kesiapan bacaannya, tetapi juga memperoleh bekal nasihat, motivasi, dan dorongan untuk menapaki perjalanan menghafal Al-Qur’an. (jan/eko)